
Wahai Saudaraku aku iri kepadamu karena kau lebih dulu mendapat undangan untuk berkunjung ke Baitulloh ...........sedangkan aku belum ........ Tapi aku mempunyai keyakinan ....., suatu saat aku juga nanti akan menyusulmu untuk berkunjung ke Baitulloh .... mungkin tahun depan ... mungkin 2 tahun lagi, hanya Alloh yang tahu
Kemarin hari kamis pukul 16.30 WIB tanggal 20 Nopember 2008 aku mengantar Saudaraku, yang mendapat undangan dari Alloh untuk mengunjungi rumah-NYA Haru dan bahagia aku melihat para pengantar bercengkrama dengan Saudaranya yang akan pergi memenuhi undangan Alloh, namun sendagurau dibatasi oleh waktu yang mengharuskan mereka bergegas. Satu persatu para tamu Alloh tersebut berjalan perlahan-lahan ... setapak demi setapak menuju bis, sambil melambaikan tangan dan senyuman kepada para pengantarnya yang sebenarnya dibalik senyuman tersebut adalah kesedihan yang tersembunyi, dimana mereka untuk sementara waktu harus meninggalkan keluarga dan sanak Saudara, namun demi memenuhi undangan yang maha Agung ... subhanalloh ... mereka tetap pada satu pendirian untuk tetap berkunjung ke rumah Alloh .....
Labaik Allohumma Labaik, Labaik Laa Syarikala Labaik, Innal Hamda Wani'matal Laka Wal Mulk, Laa Syarikalak Saat bersamaan aku berupaya menjauh dari para pengantar tamu Alloh tersebut dan kalau mau jujur ...... sebenarnya aku juga sebenarnya terhanyut dalam kesedihan mereka yang berada disana dan beberapa kali akupun meneteskan air mata kebahagian, namun aku berpura-pura berusaha untuk tetap tegar.
Perlahan-lahan, satu persatu bis yang menjemput tamu Alloh
Terbitkan Entri
Selamat jalan Saudaraku, aku mendoakanmu semoga engkau tetap diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, menjadi haji yang mabrur dan kembali bersama keluarga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar